Friday, July 5, 2013

Keanekaragaman Jenis Budaya Indonesia

Secara spesifik keadaan sosial budaya Indonesia sangat kompleks, mengingat  penduduk Indonesia kurang lebih sudah di atas 200 juta dalam 30 kesatuan suku bangsa. Oleh karena itu pada bagian ini akan dibicarakan keadaan sosial budaya Indonesia dalam garis besar. Kesatuan politis Negara Kesatuan Republik Indonesia  terdiri atas 6000 buah pulau yang terhuni dari  jumlah keseluruhan sekitar 13.667 buah pulau.

Keanekaragaman Jenis Budaya Indonesia
  Dapat dibayangkan bahwa bahasa Indonesia yang dijadikan sebagai bahasa nasional belum tentu  sudah tersosialisasikan pada 6000 pulau tersebut, mengingat sebagian besar bermukim di pedesaan. Hanya 10-15% penduduk Indonesia yang bermukim di daerah urban. Indonesia sudah tentu bukan hanya Jawa dan Bali saja, karena kenyataan Jawa mencakup 8% penduduk urban. Sementara itu bahasa Indonesia masih dapat dikatakan sebagai “bahasa bagi kaum terdidik/sekolah” pada daerah-daerah yang  tidak berbahasa ibu bahasa Indonesia. Bagaimana dengan yang lain? Sementara ada orang asing pada tahun 1998 sangat kebingungan mengartikan kata lengser keprabon yang dalam Kamus Bahasa Indonesia belum tercantum, sedangkan untuk mengartikan lengser keprabon tidak sekedar pengertian definitif dalam semantik bahasa Indonesia.


 Lengser keprabon (yang sekarang sudah dianggap bahasa Indonesia, seperti dengan kata lain seperti “legawa”)  harus dipahami dalam perspektif sejarah kebudayaan dan sistem politik Jawa. Oleh karena itu dengan mempelajari aspek psikologis budaya Jawa, penutur asing dapat memahami makna sebenarnya kata “Lengser Keprabon”.  Contoh lain, seperti kata “ Gemah Ripah Loh Jinawi” yang sering digunakan dalam kosa kata bahasa Indonesia yang menggambarkan kesuburan Indonesia, antara penutur Jawa dan Sunda memiliki konsep yang berbeda. Dalam konsep Jawa “Gemah Ripah Loh Jinawi, Subur kang Sarwa Tinandur, Murah kang Sarwa Tinuku, Tata Tentrem Kerta Raharja”, sementara saudara-saudara dari Sunda mengekspresikan dalam “ Tata Tentrem Kerta Raharja, Gemah Ripah Loh Jinawi , Rea Ketan Rea Keton Buncir Leuit Loba Duit” yang artinya saudara dari suku Sunda yang lebih memahami. Sementara itu di Sumatera Barat dengan adat Minangkabau yang didalamnya terdapat suatu sistem yang sempurna dan bulat, dalam berbahasa sangat memperhatikan raso, pareso, malu dan sopan, sehingga bahasa Indonesia yang dituturkannya pun sangat terkait dengan psikologi budaya Minangkabau.

 Demikianlah, Indonesia sebagai sebuah “nation state” yang menurut Benedict Anderson merupakan sebuah imajinasi. Kenyataan di dalam “nation state” terdapat  komunitas dalam kemajemukan (heterogeneity), perbedaan (diversity). Dengan demikian bahasa Indonesia merupakan suatu pengertian tanda budaya yang didalamnya penuh dengan perbedaan (hibriditas). Hampir sebagian besar penduduk Indonesia tinggal di daerah “rural” sehingga budaya heterogen pedesaan sangat mewarnai pola tutur bahasa Indonesia. Kenyataan menunjukkan tidak semua masyarakat Indonesia hidup di daerah industri dan berperan sebagai masyarakat industrial, masyarakat informatif, dan bagian dari masyarakat global.   Di sebaran pulau-pulau Indonesia  masih ditemui kebudayaan “hunting and gathering” yang terdapat secara terbatas di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan beberapa pulau kecil lain yang kira-kira berjumlah 1-2 juta dengan pola hidup langsung dari alam. Demikian juga kehidupan berkebudayaan nomadis pun masih dijumpai.

Hampir semua pula di Indonesia masih banyak kebudayaan masyarakat bercorak agraris, baik dengan bercocok tanam yang berpindah-pindah, pertanian tadah hujan, pertanian irigasi sawah, perkebunan dan pertanian mekanis. Oleh karena unsur budaya agraris masih mendominasi masyarakat Indonesia, maka masih dijumpai masyarakat dengan akar primordialisme yang kuat serta kebiasaan feodal. Hal ini turut mengkondisikan warna kebudayaan Indonesia serta masyarakat dalam bertutur dalam bahasa Indonesia. Terlebih-lebih kondisi sekarang, saat politik memberi kesempatan desentralisasi dan hak otonom, maka semangat primordialisme dapat muncul dalam berbagai aspek salah satunya dalam penggunaan  bahasa Indonesia.

Oleh sebab itulah dalam memahami Sosial Budaya dan psikologi masyarakat Indonesia yang nantinya berimplikasi pada tindak tutur berbahasa Indonesia, paling tidak dalam pendekatan silang budaya memperhatikan tiga hal yaitu:
(a) masyarakat dalam perspektif agama
(b) perspektif spiritual
(c) perspektif budaya.

Dari perspektif agama, masyarakat Indonesia dalam berperilaku menyelaraskan diri dengan tatanan yang diyakini berasal dari Tuhan, perspektif spiritual merujuk pada pengembangan potensi-potensi internal diri manusia dalam aktualisasi yang selaras dengan hukum non materi, dan perspektif budaya yang merujuk pada tradisi penghayatan dan pengembangan nilai-nilai kemanusiaan untuk
membangun sebuah kehidupan yang comfort baik secara individu maupun kolektif.

Dalam konteks perubahan social sekarang masyarakat Indonesia dalam sekat pluralisme terakomodasi secara otomatis dalam civics responsibility,  social economics responsibilities, dan personal responsibility.

Tuesday, April 2, 2013

5 Jenis Warisan Budaya Indonesia

5 jenis warisan budaya indonesia

Warisan budaya indonesia perlu dilestarikan dan harus dilakukan tindakan untuk menjaga serta merawat warisan yang sagat luar biasa yang telah diberikan karena merupakan peninggalan yang sangat berharga.

Warisan budaya indonesia yang pertama yaitu Wayang dan diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya bangsa Indonesia pada tahun 2003. Wayang sebagai “Karya Agung Budaya Dunia” yang diakui oleh UNESCO bukan hanya wayang Jawa tapi wayang Indonesia, termasuk wayang Bali, wayang golek Sunda, wayang Lombok, dll. Cerita-cerita yang dimainkan berkisah tentang dewa-dewi, persilatan, percintaan dan kepahlawanan yang pertunjukkannya selalu diiringi dengan musik gamelan.

Warisan budaya indonesia yang kedua yaitu Keris UNESCO menyatakan Keris sebagai “Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity” pada tanggal 25 November 2005. Keris merupakan senjata tradisional Indonesia yang diyakini mengandung kekuatan supranatural. Raja-raja di nusantara menjadikan keris menjadi senjata pusaka. Keris telah digunakan sejak abad ke-9 dibuat dengan logam dan gagangnya dibuat dari tulang, tanduk atau kayu. Keris dibuat dari logam yang berkualitas.

Warisan budaya indonesia yang ketiga yaitu Batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage). Batik dihasilkan dengan proses penulisan gambar atau ragam hias pada media apapun dengan menggunakan lilin panas dengan menggunakan canting.

Warisan budaya indonesia yang keempat yaitu Angklung adalah alat musik multitonal (bernada ganda) yang secara tradisional berkembang dalam masyarakat berbahasa Sunda di Pulau Jawa bagian barat.

Warisan budaya indonesia yang kelima yaitu Tari Saman adalah sebuah tarian suku Gayo yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Syair dalam tarian Saman mempergunakan bahasa Arab dan bahasa Gayo. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Wednesday, March 27, 2013

Jenis Jenis Seni Budaya Indonesia

jenis jenis seni budaya indonesia

Jenis seni budaya indonesia memang sangat beragam mulai dari bentuk, ciri khas, karakter serta menarik.
Seni budaya indonesia dapat dinikmati melalui berbagai indera yaitu mata dan telinga.

Oke kalau begitu langsung saja inilah jenis budaya indonesia, simak berikut ini :

  • Seni Sastra (Bahasa)
Seni satra meliputi cerita atau dongeng rakyat, biasanya sangat erat dengan asal usul suatu daerah atau cerita kerajaan zaman dahulu kala misalnya :
Cerita Timun Emas, Angkling Darma atau cerita Takuban Perahu yang sangat erat dengan pesan moral.

  • Seni Lagu budaya indonesia.
Seni yang mengandalkan indera pendengaran untuk menikmatinya. misalnya Lagu Apuse, Ampar-ampar Pisang ataupun Cing Cakeling semua lagu bahasa daerah itu melekat hampir diseluruh penduduk indonesia.
  • Tarian :
  1. Tari Remong
  2. Tari Gambang
  3. Tari Jaranan
  4. Tari Bedhaya
  5. Tari Pendhet
  • Alat Musik : Angklung, Gamelan, Sasando dan lain-lain

Friday, March 22, 2013

Jenis Budaya Indonesia Yang Diklaim Malaysia

Jenis budaya indonesia yang beranekaragam dan di punyai indonesia pasti sebagai kebanggaan seluruh rakyat indonesia dari jumlah beberapa ratus di pulau -pulau jumlahnya yang demikian banyak.

satu hari ada kabar kabar yang tidak enak di dengar rasa sedih, marah atau bingung bercampur aduk saat mendengar kabar jelek tersebut.

kabar itu yaitu bahwa budaya indonesia diklaim oleh negara tetangga yakni malaysia, di bawah ini type budaya indonesia yang diklaim malaysia :

1. Batik



Untuk mengakhiri polemik, pemerintah indonesia selanjutnya mendaftarkan batik ke unesco untuk memperoleh pernyataan.

2. Lagu rasa sayange

polemik klaim lagu rasa sayange cepat berakhir. pemerintah malaysia sendiri yang mengakhirinya. 11 november 2007, menteri kebudayaan, kesenian, serta warisan budaya malaysia, rais yatim mengakui bahwa rasa sayange yaitu punya indonesia.

3. Reog ponorogo

usai mengklaim lagu rasa sayange, tingkah laku malaysia yang senang mengklaim budaya indonesia berlanjut. tetapi problem ini tidak berlanjut ke unesco dikarenakan pemerintah diraja malaysia lakukan klarifikasi. duta besar malaysia untuk indonesia datuk zainal abidin muhammad zain membantah bahwa pemerintah malaysia tidak dulu mengklaim reog ponorogo. reog ponorogo sendiri kata dia bukan hanya sebagai budaya asli negaranya

4. Wayang kulit

malaysia dulu mengklaim wayang kulit sebagai budayanya. walau sebenarnya telah jelas wayang kulit ini yaitu budaya khas jawa. pertunjukan wayang kulit sudah dianggap oleh unesco pada tanggal 27 november 2003, sebagai karya kebudayaan yang mempesona dalam bidang cerita narasi.

5. Kuda lumping


Tari Jaranan Salah Satu Jenis Budaya Indonesia

tarian ini datang dari jawa. tetapi, orang - orang jawa mewariskannya pada anak - anaknya yang telah menetap di malaysia hingga diklaim sebagai budaya warisan negeri jiran.

6. Rendang padang

klaim rendang padang tidak berjalan lama dikarenakan dalam catatan histori masakan yang sangat enak didunia itu tidaklah product asli malaysia. masakan rendang datang dari sumatera barat.

7. Keris

keris adalah di antara senjata beberapa raja majapahit. lokasi yang sangat banyak menggunakan keris yaitu jawa, madura, nusa tenggara, sumatera, pesisir kalimantan serta sulawesi. malaysia tidak dapat mengklaimnya dikarenakan histori menunjukkan bahwa budaya indonesia.

bukti keris adalah budaya indonesia ada di candi borobudur. dalam satu panel relief candi borobudur ( abad ke - 9 ) yang menunjukkan seseorang memegang benda sama keris.

8. Angklung

angklung yaitu budaya khas dari penduduk sunda, jawa barat, indonesia. warisan leluhur ini juga dulu diklaim oleh malaysia. polemik klaim malaysia berakhir sesudah alat musik ini terdaftar sebagai karya agung warisan budaya lisan serta nonbendawi manusia di unesco sejak november 2010.

9. Tari pendet serta tari piring



tari pendet jenis budaya indonesia dalam kesenian


ke-2 tari yang datang dari pulau sumatera ini juga dulu diklaim malaysia. tari piringadalah di antara seni tari tradisional di minangkabau yang datang dari kota solok, provinsi sumatera barat.
sesaat tari pendet dari bali. tetapi yang sangat menonjol klaim malaysia pada tari pendet. karena tari ini jadikan sebagai iklan promosi kunjungan ke malasyia “visit malaysia years”.

10. Gamelan jawa

gamelan jawa adalah alat musik khas jawa yang terdiri dari beragam jenis alat musik. tak hanya bonang, gong, ada juga rebab serta alat musik yang lain yang umumnya menemani wayang.


11. Tari tor tor


budaya tari tor-tor telah ada sejak 500 th. lantas di suku mandailing, sumatra utara.


12. Alat musik gondang 9 ( sembilan gendang )

Jenis Budaya Indonesia Yang Ditampilkan Dalam Misi Kebudayaan Internasional

Jenis Budaya Indonesia Yang Ditampilkan Dalam Misi Kebudayaan Internasional.

Jenis budaya indonesia memang beraneka ragam serta banyak mulai dari seni tari, adat istiadat, maupun budaya daerah yang masih populer dikalangan masyarakat. Budaya indonesia memang sebagai ciri khas bangsa dan negara serta menjadi pembeda dari negara lain.

Seluruh kebudayaan lokal yang berasal dari suku-suku bangsa di Indonesia merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia. Kebudayaan Indonesia dapat diartikan sebagai seluruh kebudayaan lokal yang telah ada sebelum terbentuknya bangsa Indonesia pada tahun 1945.

Jenis Budaya Indonesia Dalam Kategori Tradisional.

  • Tarian daerah
  • Lagu daerah
  • Musik daerah
  • Alat musik daerah
  • Gambar/tulisan
  • Patung
  • Kain
  • Suara
  • Sastra/tulisan
  • Makanan dan minuman
Jenis Budaya Indonesia Dalam Kategori Moderen
  • Musik dangdut : Elvie Sukaesih, Rhoma Irama, Ikke Nurjanah, dan lain-lain.
  • Musik pop : Raja, Ratu, Peterpan, dan lain-lain.
  • Film Indonesia : “Daun di Atas Bantal” (1998) yang mendapat penghargaan Film terbaik di Asia Pacific Film Festival di Taipei dan Habibie Ainun.
  • Sastra : Pujangga Baru
Itulah jenis budaya indonesia yang pernah ditampilkan dalam misi kebudayaan internasional.